News

5 Tips Bikin Rumah Lebih Ramah Lingkungan

5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan-1

JAKARTA – Menciptakan gaya hidup ramah lingkungan ke pada interior atau dekorasi panti akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi lingkungan akan tetapi juga bagi kesehatan.

Menciptakan rumah yang peduli lingkungan tidak membutuhkan banyak usaha, hanya sedikit pemikiran ekstra, atau barangkali secara tidak sengaja telah dilakukan sejak lama.

Meskipun cara-cara berikut tidak akan mengubah keadaan bumi menjadi bertambah baik secara sekaligus, namun tindakan kecil seperti itu bisa saja menyebabkan mutasi besar. Berikut ulasan trik membuat rumah menjadi lebih ramah lingkungan, dilansir sejak House Beautiful, Sabtu (1/5/2021).

Membaca Juga: Tahapan Persiapan Renovasi Rumah untuk Tempat Jalan

Beli Dekorasi atau Furnitur dari Produk Lokal

Mendukung pengrajin lokal bukan hanya cara untuk meningkatkan ekonomi wilayah, tetapi sebenarnya cara yang lebih ramah lingkungan untuk mendekorasi rumah. Kurangi berbelanja secara online dari toko yang berasal dari luar negeri.

Sebuah survei dari lembaga Sustainable Connections melaporkan bahwa berbelanja secara lokal dapat secara signifikan meminimalkan dampak honorarium terhadap lingkungan. Dengan membeli dari produk lokal, keinginan transportasi dan bahan bakar akan berkurang sehingga mengurangi dampak pada perubahan iklim.

Menangkap Juga: 4 Desain Mendirikan Rumah Lebih Mudah Dibersihkan

Manfaatkan Barang Bekas

Ini tetap menjadi cara yang paling berkelanjutan untuk mempertimbangkan alur karbon. Mengunjungi pasar klasik atau loak adalah tempat yang baik untuk memulai memanfaatkan barang bekas.

Hindari Bahan-bahan kimia Tertentu

Salah satu bahan kimia tersebut adalah fire retardant (penghambat api), yang sudah dianggap penting untuk menggembala keamanan rumah, tetapi sebenarnya menimbulkan risiko kesehatan dengan besar. Menurut Scientific American, penelitian telah menunjukkan bahwa penghambat api dalam furnitur larut ke dalam vila dan kemudian terakumulasi dalam tubuh. Bahan-bahan kimia itu juga berakhir di media air dan organisme minuman.