News

Ada 6, 9 Juta Pengangguran, Menko Airlangga Beberkan Manfaat UU Membikin Kerja

Ada 6, 9 Juta Pengangguran, Menko Airlangga Beberkan Manfaat UU Membikin Kerja

JAKARTA – Pemerintah mendokumentasikan ada 6, 9 juta pengangguran di Indonesia pada setiap tahunnya. Angka ini semakin bertambah kelanjutan pandemi Covid-19, di mana terekam ada 3, 5 juta orang yang kehilangan pekerjaannya.

Dari 3, 5 juta pengangguran baru tersebut, sebanyak dua, 1 juta orang diberhentikan ataupun mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sementara, sebanyak 1, 4 juta orang yang dirumahkan.

Karena itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, kembali menguatkan bahwa salah satu manfaat dari Undang-Undang Omnibus Law Cipa Kegiatan (Ciptaker) adalah mengakomodir masyarakat dengan tengah menganggur.

Menurutnya, keberadaan UU Ciptaker dapat membuka lapangan pekerjaan baru. Dengan begitu, angka pengangguran dalam kampung dapat diatasi pemerintah.

“Maksud dari UNDANG-UNDANG Cipta Karja adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dan kita tahu hari ini itu setiap tarikh ada 6, 9 orang menganggur, tidak bekerja, Kemudian dari pandemi Covid-19 mengakibatkan 3, 5 juta orang diberhentikan. Ada 2, satu juta orang di PHK dan 1, 4 juta orang dirumahkan, ” ujar Airlangga, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Lebih jauh, dia mengutarakan, manfaat asing dari UU ini adalah berkecukupan memberikan tempat bagi setiap karakter agar dengan muda membuka daya. Dia menilai, masyarakat yang tidak bekerja di perusahaan bisa menjadi wiraswasta dengan membuka usaha. Peristiwa itu akibat perizinan yang muda didapatkan dari Omnibus Law.