News

Agenda Pelatihan Massive Kembali Dijalankan oleh VEA di 2021

program-pelatihan-massive-kembali-dilaksanakan-oleh-vea-di-2021-1

JAKARTA – Virtual Education Academy bekerjasama dengan ILA (international literasi Association), UNS, Ikatan guru LPDP, Mata Garuda LPDP Kalbar, ICEAR, Rumah Guru dan Goodedu dan Lembaga-lembaga yang lain mendesain workshop gratis semasa 4 bulan yaitu “Workshop Dan Pendampingan Penulisan Ebook Berbasis Multimodal Digital Storytelling Bagi Guru Dan Dosen Seluruh Indonesia”.

Terjaring ribuan guru serta dosen dalam kegiatan pelatihan yang cukup Panjang ini yaitu 4 bulan. Sebanyak 3300 Guru Se-Indonesia berlebih 250 Mentor dari dosen-dosen 20 universitas se Indonesia bergabung dalam VEA ke-2 ini.

Pembuat program VEA ini adalah Saudara Rahmat Putra Yudha yang merupakan seorang instruktur di Kota Pontianak. Dia mengatakan ini adalah program VEA kedua yang mana program VEA yang prima telah berhasil juga dijalankan dengan hasil menciptkan guru-guru virtual di masa pandemi. Di program lanjutan itu buku ajar berbasis multimodal menjadi tujuan selama 4 bulan kedepan. Untuk Peserta baik Guru dan Dosen mendapatkan akan mendapatkan:

1. Sertifikat 64 JP

dua. Produk Hasil Ebook interaktif

3. Mengakar ke dalam komunitas guru Virtual Indonesia.

Mengapa ebook interaktif. Fungsi umum ebook itu yakni sebagai sarana pembelajaran, jalan informasi dan media propaganda. Selama masa pandemi, Pemerintah Pendidikan dan kebudayaan, Nadiem A. Makariem, Menghimbau agar pelaksanaan proses belajar melatih dilaksanakan secara Pembelajaran Langkah Jauh (PJJ) ataupun Belajar Dari Rumah (BDR). Kebijakan ini sangat menarik menggubris semua kalangan khususnya Para-para Penggiat Pendidikan. Bagaiamana tidak, mereka dituntut dan dipaksa untuk merubah pola membentuk dari kegiatan belajar menunjuki dengan tatap muka menjelma Daring/Online baik dalam menjalankan administrasi maupun proses kegiatan belajar mengajar sementara yang kemudian diperlukan sebuah media serta model pembelajaran dengan jelas berbeda jauh saat pembelajaran dilakukan dengan tatap muka. Sebagai sarana pembelajaran, peran ebook ini benar dibutuhkan untuk menunjang kesibukan belajar mengajar yang dijalankan dengan sistem BDR atau PJJ. karena para peserta didik dapat dengan mungkin mengakses dan mempelajari wujud menggunakan ebook. Untuk itu tenaga pendidik dituntut tiba menulis buku-buku pendidikan, serta tidak hanya menerbitkan di bentuk cetak saja, hendak tetapi menerbitkan secara ebook.

Hal itu membuat penyerapan buku mampu sesuai sararan bahkan hampir semua cabang ilmu pengetahuan dalam bentuk ebook dengan bisa dijadikan sebagai benih pembelajaran.

Selain sebagai sarana penyebaran bahan dan pembelajaran, ternyata ebook juga bertujuan dalam melecehkan pembuatan buku, menghemat biaya pembuatan buku, memudahkan metode penyebaran informasi dan masih banyak lagi.

Dengan era perkembangan era teknologi, dan tuntutan pelaksanaan pembelajaran yang serba online selama masa pandemi seperti yang telah diuraikan pada atas, maka tentunya berpengaruh juga terhadap media penelaahan yang digunakan oleh tenaga pendidik. salah satu media pembelajaran yang digunakan ialah multimedia digital storytelling. Multimedia digital storytelling merupakan teknologi berbasik komputer yang digunakan untuk menyampaikan suatu rencana pada penyimak, baik dalam bentuk teks, grafik, animasi, audio maupun video. Multimedia digital memungkinkan pengajar dapat mengembangkan pembelajaran dalam bentuk cerita juga dapat membina pembelajaran lebih menarik serta dapat meningkatkan rasa ingin tau siswa dengan pertolongan animasi dan musik karena memberikan suasana belajar dengan berbeda kepada siswa.

Untuk itu, saya merasa perlu untuk menganjurkan workshop dan pendampingan penulisan ebook berbasis multimodal digital storytelling pada guru dan dosen seluruh Indonesia secara harapan dapat menjadi penyelesaian dan membantu meningkatkan kepandaian menulis dan pengembangan muncul dalam bidang literasi, dan memfasilitasi atas permasalahan yang dihadapi dalam menulis ebook dan mereka bisa mampu memberikan pembelajaran yang menjadikan kepada peserta didiknya.

(rhs)