News

Beban Meterai Naik Jadi Rp10. 000, Dirjen Pajak: Masih Murah

Beban Meterai Naik Jadi Rp10

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan untuk menaikkan bea meterai menjadi tarif tunggal hanya Rp 10. 000 mulai 1 Januari 2021. Adapun saat ini, bea meterai masih berlaku Rp3. 000 serta Rp6. 000.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suryo Utomo menjelaskan transisi bea meterai ini adalah urgensi yang perlu dilamika

  Baca juga: Sah, Tarif Bea Meterai Jadi Rp10. 000 Tiba 1 Januari 2021

“Jadi urgensi kenapa undang-undang diiubah karena memang sudah pas lama dan harus menyesuaikan secara perubahan tadi, di antaranya adalah dokumen tadi. Jadi perlu dilakukan perubahan, ” ujar Suryo dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020).

Kata dia, pemerintah selama 20 tahun terakhir tidak menaikkan tarif meterai karena terhambat aturan sebelumnya, yakni UU Nomor 13 Tahun 1985. Dalam beleid itu, maksimal kenaikan bea meterai hanya enam kali lipat sebab UU tersebut.

  Baca juga: 7 Petunjuk Bea Meterai Jadi Rp10. 000, Nomor 5 Dicek Baik-Baik

“Dari Rp500 sungguh maksimumnya cuma Rp3. 000, yang Rp1. 000 ya maksimumnya hanya Rp6. 000. Jadi kita enggak bisa naikkan sebelum UU-nya diubah. Ini yang jadi urgensi tanda kami kemarin untuk mengubah UU Bea Meterai, ” jelasnya.

Dia menambahkan sertifikat dengan nilai di bawah Rp 5 juta, dokumen yang sifatnya untuk penanganan bencana alam selalu tidak dikenai bea meterai. Dokumen untuk kegiatan yang bersifat non komersil juga tidak diwajibkan buat dikenai bea meterai.

“Tarif Rp10. 000 ini kalau lihat inflasi, masih cukup murahlah, ” tandasnya.

(rzy)