News

Bermacam-macam Cara Pulihkan UMKM dari Covid-19, Simak di Sini

Bermacam-macam Cara Pulihkan UMKM dari Covid-19, Simak di Sini

JAKARTA berantakan Menteri BUMN Erick Thohir berupaya keras membantu daerah UMKM yang sangat terdampak pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020. Dukungan dan bantuan tersebut terlihat mulai sejak penyaluran program kemitraan BUMN bagi UMKM sampai dengan pembukaan kanal pasar internasional.

Erick Thohir menilai pemulihan UMKM menjadi kunci sukses dalam rangka perbaikan serta memulai kembali (restart) perekonomian nasional.

Kementerian BUMN mencatat penyaluran bagi UMKM melalui rencana kemitraan selama Semester I tarikh ini mencapai Rp563 miliar. Penyaluran dana program kemitraan selama semester I tersebut mencakup 12. 218 UMKM mitra binaan.

 

Transformasi Sarinah, gandeng Kemenkop UKM

Upaya Menteri BUMN Erick Thohir dalam membantu UMKM dalam masa pandemi Covid-19 dimulai lantaran perombakan Sarinah untuk fokus menawarkan produk UMKM.

Diharapkan Sarinah akan menjelma menjadi pusat perbelanjaan komunitas yang kekinian, khas Indonesia dan menjadi sentral UMKM unggul terutama pada zona ekonomi kreatif nasional khususnya keluaran dan brand kulier, gaya tumbuh serta produk berbasis pada keaneka-ragaman seni, budaya Indonesia.

Baca Juga:   Menko Luhut: UMKM Harus Berani Bekerja Out of The Box 

Transformasi bisnis & brand Sarinah didasari pada rencana Sarinah sebagai Pusat Perbelanjaan modern di zamannya yang merupakan tujuan keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan menuju kemandirian atau yang dulu dikenal dengan berdikari.

Transformasi bisnis dan brand Sarinah tidak menghilangkan orientasi dan eksitensinya yang dicetuskan dan digemakan sebab Bung Karno tersebut, namun perlu dipersembahkan dengan semangat kekinian, menggunakan trend produk lokal yang semakin meningkat, dan yang penting ialah appealing atau memikat pelanggan, dan pengunjung masa kini dan mendatang.

Seiring jalan transformasi Sarinah untuk fokus pada UMKM, Kementerian BUMN juga menarik Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), khususnya SMESCO dalam hal pelatihan atau coaching pelaku UMKM.

SMESCO hendak lebih banyak memfokuskan pelatihan ataupun coaching UMKM supaya bisa produk-produk UMKM dapat ditingkatkan atau diupgrade, sementara pemasarannya ditangani oleh bagian Sarinah.