News

Dear Milenial, Begini Strategi Menabung pada Tengah Covid-19

Dear Milenial, Begini Strategi Menabung pada Tengah Covid-19

JAKARTA –  Menabung  sangatlah penting bagi siapa pun baik itu muda, tua, pelajar, pekerja kantoran, pengusaha, bahkan seorang tukang becak pula dianjurkan memiliki tabungan. Hal tersebut dikarenakan menabung merupakan unsur terutama dalam mewujudkan mimpi dan terbuang diri dari utang piutang.

Lalu Bagaimana Cara Menyimpan untuk para generasi milenial pada masa pandemi Covid-19?

Menurut Perencana Keuangan Andy Nugroho  di pusat pandemi ini teman-teman  milenial mampu tetap menabung. Di mana menyimpan ini harus bisa menentukan maksudnya terlebih dahulu.  

Baca Juga:   Investasi Saham di Tengah Covid-19, Menyimak Rekomendasi Saham bagi Pemula

Kemudian lanjut tempat, apabila tujuan menabung ini buat kuliah, menikah dan beli mesin atau mobil dalam waktu dekat maka harus bisa ditargetkan di beberapa tahun.  

“Misalnya apabila ditargetkan dua tahun maka setiap tahun harus mampu dapat Rp50 juta dan di setiap bulan harus bisa menabung Rp3-Rp4 juta, ” ujar dia kepada Okezone, Sabtu (4/7/2020).

Namun, tutur dia, persoalan dalam milenial adalah terlalu banyak mendaftarkan tren saat ini. Seperti membeli minuman boba, makanan burger tenggat donat. Hal ini yang memproduksi milenial sulit mencapai taget tabungannya.

Baca Serupa:   Hindari Investasi Saham dengan Modal Besar, Bisa-Bisa Rugi Pemilik modal

“Jadi target dua tahun untuk menabung itu tidak tercapai ujung-ujungnya apabila suka menikah dengan budjet Rp100 juta akan turun menjadi Rp50 juta. Bahkan akan utang untuk menutupi hal itu, ” jelas tempat.

Dia juga menambahkan, para pengusaha saat ini penuh yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19 ini. Sebab mereka tak punya tabungan yang cukup.

“Saya berharap milenial itu bisa menabung. Khususnya pengusaha milenial agar tidak terjadi masalah serupa ini ke depannya, ” tandas dia.

(kmj)

Loading…