News

Demikian ini Cara Menentukan Waktu yang Tepat Memulai Usaha

begini-cara-menentukan-waktu-yang-tepat-memulai-usaha-1

JAKARTA – Memulai sebuah usaha memang tidak semudah yang dibayangkan. Ada banyak faktor yang harus dipikirkan secara matang sebelum memulai usaha selain mentalitas, semacam modal, jenis usaha, tempat, target usaha, dan gaya kerja.

Ketika ingin memulai bisnis daripada 0, calon pengusaha kudu tahu apa saja yang harus dipersiapkan agar pondasi usahanya bisa kuat dan bertahan dalam jangka yang panjang. Karena percuma sekadar jika usaha hanya bertahan sebentar, pengusaha akan puntung tidak hanya secara finansial, tapi juga waktu serta tenaga.

Dilansir dari buku 25 Cara Terlaris Modal 1-3 Jutaan karya Sherly, Minggu (18/4/2021), berikut langkah-langkah untuk mempersiapkan usaha dan menentukan waktu yang tepat untuk mengambil usaha.

Baca Juga:   8 Cara Mudah Kembangkan Usaha Kecil Jadi Cuan 

1. Mulai dari memikirkan pikiran dan cita-cita berbisnis

Modal sempurna untuk melakukan sesuatu bersandar dari cita-cita. Dengan cita-cita, segalanya mungkin terjadi asalkan kita mau berusaha mewujudkannya. Maka dari itu, berpikirlah untuk jangka panjang, barang apa yang akan dilakukan & apa yang akan dicapai di tahun-tahun mendatang, agar cita-cita tidak hanya menjelma mimpi semata tapi bisa terealisasikan.

2. Rancang rencana usaha

Sesudah ide dan cita-cita terkira, lalu perhatikan rencana bisnisnya. Rencana bisnis merupakan sejenis dokumen formal yang mencitrakan jenis usaha, mitra, desain menghasilkan pendapatan, dan lebih dari itu, merupakan sketsa detail cara pengembangan jalan atau minimal langkah-langkah yang diambil supaya bisnis pasti bertahan.

Modus ini penting sekali bagi pengusaha untuk memastikan prakarsa bisnisnya bisa menghasilkan keuntungan. Cobalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk menentukan dasar bisnis usaha:

– Produk apa dengan akan ditawarkan?

– Siapa saja pelanggannya?

– Dalam manakah pelanggan berada?

– Berapa makna produk?

kepala Bagaimana kemasan dan patokan produk yang akan dijual?

– Siapa saja pesaing usaha tersebut?

– Apakah kelebihan produk barang ataupun jasa ini dibandingkan secara produk lainnya?