News

Erick Thohir hingga Menhub Resmikan 4 Stasiun Terpadu, Ini Lho Fasilitasnya

Erick Thohir hingga Menhub Resmikan 4 Stasiun Terpadu, Ini Lho Fasilitasnya

JAKARTA – Pemerintah meresmikan 4 Stasiun terpadu di DKI Jakarta. Keempat stasiun tersebut yakni Stasiun Harmonis Tanah Abang, Juanda, Pasar Senen dan Sudirman.

Peresmian dilakukan oleh Menteri Badan Jalan Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Juga:   1. 145 Pengguna KRL Berangkat Beralih Gunakan Bus

Peresmian ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara BUMN melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Pemprov DKI melalui PT MRT Jakarta (Perseroda) mengenai usaha patungan untuk mengelola stasiun terpadu pada ibu kota. Dalam perjanjian itu tujuannya adalah untuk membenahi 4 stasiun pelopor tersebut agar konektivitas transportasi berjalan lancar.

Pada tiap stasiun terpadu serupa dilakukan penataan lokasi demi ketenteraman para penumpang saat menunggu, kurun lain dengan pemanfaatan lahan buat pengendapan dan naik-turun ojek online, ojek pangkalan, bajaj, bus mungil (Jak Lingko dan regular), lokasi halte transjakarta, mikrotrans, dan lain-lain.

Baca Pula:   Penumpang Dibatasi, Tarif Bus Naik

Tidak hanya penataan jalur naik-turun angkutan umum, penataan fasilitas dan sarana- prasarana juga telah dilakukan. Misalnya, membenahi selasar dan fasilitas pejalan kaki, lay bay bus TransJakarta, penyediaan rambu pengarah hingga pembentukan pedagang kaki lima.

“Peresmian Stasiun Terpadu ini membuktikan telah terbangunnya ekosistem yang bugar antara BUMN, BUMD, dan pihak swasta dalam memberikan layanan pemindahan terintegrasi bagi masyarakat. Hal tersebut juga merupakan keinginan dari Pemimpin Jokowi agar Jakarta sebagai ibukota memiliki sistem pengelolaan transportasi terpadu yang saling terhubung, ” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, Rabu (17/6/2020).

Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan bahwa, perjanjian hari itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden mengenai pengelolaan sistem moda transportasi yang terintegrasi. Presiden Jokowi meminta agar pengelolaan moda transportasi bisa di integrasikan.

“Arahan Presiden adalah untuk membuat perusahaan yang melakukan pengelolaan moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi. Alhamdulillah arahan tersebut dapat terealisasikan, ” kata Erick.

(kmj)

Loading…