News

Indonesia Jadi 5 Besar Produsen Tekstil Dunia pada 2030

Indonesia Jadi 5 Besar Produsen Tekstil Dunia pada 2030

JAKARTA – Kementerian Perindsutrian (Kemenperin) menargetkan peta jalan Making Indonesia 4. 0, industri tekstil & produk tekstil (TPT) nasional ditargetkan masuk ke dalam jajaran lima besar pemain dunia pada tarikh 2030.

Penasihat Jenderal Industri Kimia, Farmasi serta Tekstil (IKFT) Kemenperin, Muhammad Khayam mengatakan daya saing sektor ini tercermin dari kinerja ekspornya sepanjang tahun 2019 yang mencapai USD12, 89 miliar, dan pada masa Januari-Juli 2020 telah menembus hingga USD6, 15 miliar.

“Selain itu, sebagai sektor padat karya, industri TPT di Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 3, 6 juta orang, ” kata Muhammad Khayam di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Baca Juga:   Ini Cara Kemenperin Tingkatkan Industri Tekstil

Kemenperin memfasilitasi kolaborasi antara industri skala besar dengan pelaku IKM untuk kemudahan memperoleh bahan baku meniti Indonesia Textile Industry Smart Hub & Material Center.

“Kami terus berupaya meningkatkan kemampuan ekspor melalui berbagai agenda, antara lain mendorong eksportir tepat, edukasi prosedur ekspor, jaminan ketersediaan bahan baku, fasilitasi pembiayaan kepada IKM, optimalisasi kemudahan KITE, pembuatan market brief, akses industri ke e-commerce global serta memfasilitasi pertunjukan di dalam dan luar daerah, ” sebutnya.

Mengenai potret kinerjanya, Kemenperin mendokumentasikan laju pertumbuhan industri TPT di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2019, industri TPT berpunya tumbuh sebesar 15, 35% atau naik signifikan dibanding dengan 2018 yang mencapai 8, 73%. Tengah itu pada 2017, industri itu tercatat tetap mengalami pertumbuhan di angka 3, 83%. Pertumbuhan itu didukung tingginya produksi pakaian maka di sentra industri TPT.

Berdasarkan data Awak Pusat Statistik (BPS), pada kuartal II tahun 2020, industri TPT memberikan kontribusi terhadap PDB daerah industri pengolahan nonmigas sebesar enam, 93%. Sementara untuk kontribusi kepada produk domestik bruto (PDB) nasional, industri TPT menempati urutan keempat menjadi kontributor terbesar yang mencapai 1, 24%.

 

(dni. -)