News

Jantan Bisnis MLM? Pelajari Dulu Sistemnya

Jantan Bisnis MLM? Pelajari Dulu Sistemnya

JAKARTA – Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, rupanya tidak sedikit orang yang belakangan mencari pendapatan tambahan dari bisnis Multi-level Marketing (MLM). Di bagian lain, banyak juga orang yang ragu mengenai MLM karena mitos dan pemahaman yang kurang benar.

Ditambah banyak sekali penipuan berkedok MLM yang tidak lain tidak bukan ialah money game. Sebagian dari keraguan juga datang dari rendahnya tingkat keberhasilan pelaku MLM secara umum.

Namun, bagi yang tertarik untuk menambah penghasilan dari MLM, tidak ada salahnya untuk mencoba.

  Baca selalu: 5 Bisnis yang Bisa Awet Resesi, Buka Warung Salah Satunya

“Agar dapat terhindar dari skema piramida atau pun jebakan MLM tipuan, oleh sebab itu wajib membekali diri dengan pengetahuan yang cukup, ” ujar Prita dalam keterangan tertulis di Instagram @pritaghozie, Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Oleh sebab tersebut, berikut adalah sejumlah tips dengan dapat dipelajari jika ingin menyelenggarakan bisnis MLM.

1. Pelajari sistemnya

Setiap MLM mempunyai sistem yang unik. Namun, biasanya terdapat dua cara untuk mencapai penghasilan, yakni jika ingin meningkatkan penjualan ambil peran sebagai reseller.

  Mengucapkan juga: Cara Petani Milenial Buktikan Sukses Harumkan Kopi ke Negeri

Sementara kalau ingin memperbesar referral, ambil kedudukan sebagai sponsor untuk downline. “Pesanku, pahami plus-minus dari dua opsi tersebut dan sesuaikan dengan daya dan kapasitas diri, ” perkataan Prita.

2. Pahami apa yang dijual

MLM ataupun direct selling sebenarnya adalah lengah satu mekanisme distribusi produk sebab produsen ke konsumen. Sehingga, keluaran umumnya tidak dijual bebas pada toko atau ritel besar.

“Nah, hati-hati, tersedia juga MLM yang tidak jelas produknya. Kamu hanya akan diminta setor dana dan dijanjikan tambahan saat mencapai rank tertentu. Pesanku, jauh-jauh dari yang money game begini ya, ” jelasnya.

3. Seleksi MLM dengan produk yang dicintai

Perusahaan berbasis direct-selling yang baik akan mengajakmu untuk jujur kepada calon konsumen plus calon downline. Jika rajin dan pakai produknya, maka kejujuran itu akan terlihat dari cara mempromosikannya.

“Pesanku, cara berbisnis yang baik hendak memastikan konsumen dan tim kamu merasakan manfaat, bukan malah bubar. Dan pada akhirnya, kepercayaan yang akan membuatnya terus setia dengan dirimu, ” ujar Prita.