News

Korban PHK Harus Move On, Mari Coba Merintis Bisnis

Korban PHK Harus Move On, Mari Coba Merintis Bisnis

JAKARTA kepala Dampak pandemi Covid-19 terus menyusun perekonomian tanah air tergerus. Lengah satu dampak terbesar adalah terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai daerah.

Selain itu, jumlah pekerja yang akan terkena PHK di era resesi nanti telah diprediksi sanggup menyentuh 5 juta orang. Status tersebut terjadi bila pemerintah tidak bisa memulihkan perekonomian hingga Desember 2020 mendatang.

Baca Juga: Investasi yang Aman saat Resesi, dari Deposito hingga Obligasi

Menurut Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini, pekerja yang terkena PHK harus gerak cepat untuk mencari penghasilan baru. Pasalnya kedudukan pandemi ini banyak perusahaan dengan tidak menerima karyawan baru.  

“Jadi gerak cepatnya adalah bagaimana kita bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melamar kegiatan. Misalnya menciptakan bisnis baru dengan online, ” ujar dia Okezone, Selasa (6/10/2020).

Baca Juga: Atur Keuangan masa Resesi, Jangan Hanya Andalkan Honorarium

Kemudian, sendat dia, bisnis baru itu mampu menjual keahlian yang dimiliki. Laksana seoroang pekerja ini punya spesialisasi mendesain, pemasaran, menawarkan jasa jadi desain grafis atau sebagai content marketing.  

“Maka itu kita (pekerja), bisa menjajakan jasa itu melalui berbagai platform untuk penawaran, ” ungkap dia.

Dia menambahkan, pelaku yang di PHK juga harus bisa menghemat keuangan ketika sedangkan mencari penghasilan baru. Jika kepepet, bisa menggunakan dana darurat dengan miliki.

“Dana penting ini penting bagi pekerja dengan baru kena PHK untuk mampu bertahan sebelum mendapatkan penghasilan pertama tersebut, ” tandas dia.

(kmj)