News

Liburan Disuruh Rapid Antigen, Netizen: Negeri Tak Rela Vaksin Gratis

Liburan Disuruh Rapid Antigen, Netizen: Negeri Tak Rela Vaksin Gratis

JAKARTA – Pemerintah memberlakukan aturan mutakhir bagi traveler yang hendak beristirahat ke Bali untuk menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Hangat 2021. Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, wisatawan yang akan terbang ke Bali wajib melakukan tes PCR atau swab test pada H-2 keberangkatan ke Bali.

Langkah tersebut dilakukan guna menutup mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Tanah Cairan yang belakangan kembali menunjukkan gaya peningkatan. Namun, sejumlah netizen merasa geram dengan kebijakan dadakan itu.

Baca Juga:   Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Rapid Antigen, Biayanya Rp170 Seperseribu

“Pemerintah tak rela vaksin gratis beneran, makanya dibuat kebijakan rapid test antigen. F*c*k emang dah ah, ” tulis akun Twitter @misskalean dengan dikutip Okezone , Jumat (18/12/2020).

Makin, ada yang mengeluhkan ihwal kos tes rapid antigen tersebut yang terbilang mahal. Padahal, dahulu dirinya ketika ke Bali tak perlu melakukan hal tersebut.

Baca Juga:   Wajib Tes PCR, Menko Luhut: Orang Terbang Punya Uang

“Bisa gak gerangan masuk bali tanpa rapid test anti gen, njay lah garib kali. Org aku pulang dulu nggak dicek suratnya cuman amplopnya aja, ” tulis akun Twitter @donghaechann.

Lalu, ada yang menanyakan ihwal bilamana daerah tujuan dirinya bepergian, akan tetapi di sana belum ada instrumen rapid antien.

“kalo mau ke jogja, tapi daerah asalnya belum ada rapid anti gen gimana ya min?, ” tulis akun Twitter @peachysnoodz.