News

Menaker Ungkap 3 Cara Industri Kreatif Bertahan Hadapi Covid-19

menaker-ungkap-3-cara-industri-kreatif-bertahan-hadapi-covid-19-1

JAKARTA – Gajah Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengecap bahwa pandemi Covid-19 menganjurkan pukulan bagi perekonomian serta dunia ketenagakerjaan Indonesia, tercatat pada sektor industri kaya.

Namun, Ida menyakini industri kreatif mau mampu menghadapi tantangan pandemi Covid-19 ini dengan cara-cara yang kreatif.

“Bukan industri kreatif namanya jika kita tidak bisa menghadapi tantangan pandemi Covid-19 secara cara-cara yang kreatif, ” ujar Menaker Ida saat menjadi narasumber pada Podcast oleh Vokraf secara virtual, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga:   Menaker: BLT Subsidi Perolehan untuk Naikkan Daya Kulak Buruh

Menurut Ida, dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19, terdapat tiga hal yang menetapkan terus diupayakan oleh pabrik kreatif.

Mula-mula, memanfaatkan teknologi dan bahan. Ia mengatakan, pelaku pabrik kreatif dituntut adaptif dalam mengembangkan dan menyalurkan karya-karyanya melalui pemanfaatan teknologi serta informasi.

“Sikap adaptif terhadap perubahan secara memanfaatkan teknologi dan informasi akan memegang peranan istimewa bagi masa depan industri kreatif, ” ucapnya.

Kedua, industri kreatif harus berkolaborasi. Menurutnya, persekutuan merupakan salah satu cara paling populer untuk era ini karena dalam skema kolaborasi, antarpelaku industri kaya dapat berbagi ide & sumber daya yang dimiliki dengan tujuan memperkuat susunan kreativitas masing-masing.

Baca Juga:   BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair, Menaker Mengambil Jangan Ada PHK

Terakhir, pelaku industri kreatif harus siap meningkatkan kompetensi dan menunggangi fleksibilitas. Sebab, sifat kreatif dan inovatif akan muncul jika memiliki kompetensi dan keterampilan.

“Oleh karenanya, kompetensi dan kepandaian pelaku industri kreatif harus terus diasah, ” tambahan Ida.