News

Pelemahan Rupiah Masih Lebih Baik dari Mata Uang Thailand dan Malaysia

Published by:

pelemahan-rupiah-masih-lebih-baik-dari-mata-uang-thailand-dan-malaysia-1

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar Rupiah menguat didukung langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan perkembangan tersebut, Rupiah sampai dengan 18 Agustus 2021 mencatat depresiasi sekitar 2, 24% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020, relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Naik ke Level Rp14. 379/USD

“Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar, ” kata Perry di Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga: Daftar Pahlawan yang Wajahnya Tercetak di Uang Rupiah

Nilai tukar Rupiah pada 18 Agustus 2021 menguat 0, 89% secara rerata dan 0, 63% secara point out point dibandingkan dengan level Juli 2021. Penguatan nilai tukar Rupiah didorong oleh peningkatan aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik seiring dengan menurunnya ketidakpastian pasar keuangan global dan persepsi positif investor terhadap prospek perbaikan perekonomian domestik.

News

PNS Bisa Ajukan Izin Menelaah, Cek Syarat dan Prosedurnya

Published by:

pns-bisa-ajukan-izin-belajar-cek-syarat-dan-prosedurnya-1

JAKARTA – Perluasan kompetensi bagi Pegawai Jati Sipil ( PNS ) dapat dikerjakan melalui peningkatan pendidikan yang salah satunya dapat melalaikan jalur pendidikan formal. Di mana hal initerdiri daripada Tugas Belajar dan Izin Belajar.

“Berbeda dengan Tugas Belajar, beban pendidikan Izin Belajar ditanggung oleh PNS yang bersangkutan, ” ungkap Direktur Pemasokan dan Kepangkatan BKN, Ibtri Rejeki dikutip dari BKN. go. id, Rabu (18/8/2021).

Lebih lanjut Ibtri menguraikan syarat dan metode bagi PNS yang mau menempuh Tugas Belajar. Diantaranya adalah:

Baca Juga:   Wajib Tahu! Ada 6 Macam Mutasi PNS, Ini Sarana Pengajuannya

1. Harus memiliki periode kerja minimum 1 (satu) tahun terhitung sejak diangkat sebagai PNS;

2. Mendapatkan Surat Suruhan dari Pejabat yang berwenang;

3. Ongkos pendidikan bersumber dari negeri, bantuan pemerintah asing, preman asing, badan internasional sponsor atau yang lain;

4. Dibebaskan sebab jabatan struktural dan dibebaskan sementara dari jabatan fungsional;

5. Tak sedang menjalani Hukuman Peraturan tingkat sedang atau mengandung

6. Program studi akreditasi Universitas yang dituju minimal B.

Sementera itu beserta syarat usia PNS yang ingin mengajukan Tugas Bersekolah:

1. Suntuk berumur 25 Tahun untuk program DI, DII, DIII dan S1 atau setimpal. Namun untuk daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terpencil) atau jabatan yang sangat diperlukan usia maksimum 37 tahun.

2. Suntuk berumur 37 tahun untuk program S2 atau seimbang namun untuk daerah 3T atau jabatan yang benar diperlukan usia maksimum 42 tahun.

Baca Juga:   Pengumuman Hasil Sanggah CPNS 2021 Ditunda hingga 20 Agustus

3. Maksimal berumur 40 tarikh untuk program S3 atau setara namun untuk kawasan 3T atau jabatan dengan sangat diperlukan usia penuh 47 tahun.

Adapun untuk jangka masa pelaksanaan Tugas Belajar berisi dari program D1 memutar lama 1 tahun, DII paling lama 2 tarikh, DIII paling lama 3 tahun, S1/DIV paling lama 4 tahun, program S2 atau setara paling periode 2 tahun, dan program S3 atau setara paling lama 4 tahun.

News

Investasi dan Ekspor Gacor, Ridwan Kamil: Punya PR Perbaiki Ritel dan Pariwisata

Published by:

investasi-dan-ekspor-gacor-ridwan-kamil-punya-pr-perbaiki-ritel-dan-pariwisata-1

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengutarakan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat didominasi investasi dan juga ekspor. Adapun pemberian Jawa Barat terhadap ekspor nasional mencapai 15, 63% atau setara USD16, 076, juta pada Januari-Juni 2021.

“Mayoritas kemajuan ekonomi di Jawa Barat ini berasal dari investasi dan ekspor dan merupakan skala-skala yang besarnya, ” kata Ridwan Kamil, Webinar Daerah Tangguh Daerah Muncul yang merupakan rangkaian Pesta Indonesia Tangguh MNC Palang Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Baca Juga:   Fakta Menarik Sistem OSS Berbasis Risiko, Jokowi Ancam Pejabat Tak Bersih

Sedangkan sejak sektor ritel dan wisata masih tertekan. Hal tersebut pun menjadi pekerjaan panti Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Di sungguh investasi kita juara satu selama satu semester itu. Impor dan kita hendak bereskan PR-nya sampai akhir Desember ini, ” ungkapnya.

Mengucapkan Juga:   Bahlil Tutur Urus Izin Usaha Tidak Perlu Biaya dan Bertemu Menteri

Tak hanya itu, Ridwan Kamil menyediakan berbagai cara dan strategi untuk menahan pertumbuhan ekonomi di zona lain.

“Saya optimis perbaikan di rill tourism ekonomi kami bisa tumbuh berkembang dengan lebih baik lagi, percepatan, kemudian juga vaksinasi dan bermacam-macam cakupan lain yang sedang menjadi catatan dan menyelamatkan dari resesi ekonomi di Jabar, ” pungkasnya.

(fbn)

News

LPEI: Pembiayaan UMKM Capai Rp355 Miliar di Semester I-2021

Published by:

lpei-pembiayaan-umkm-capai-rp355-miliar-di-semester-i-2021-1

JAKARTA – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) buat bisa naik kelas menjadi eksportir meski di pusat pandemi COVID-19.

“Pandemi tidak menghalangi saya untuk meningkatkan kelas para-para UMKM menjadi eksportir. Di dalam semester pertama pembiayaan UMKM, kami telah mencapai net growth Rp355 miliar dibanding total pembiayaan Rp14, 5 triliun yang disalurkan kepada sejumlah industri seperti kertas, makanan dan minuman, kain dan lain-lain, ” sirih Direktur Pelaksana II LPEI Maqin Noorhadi dilansir dibanding Antara, Senin (16/8/2021).

Baca Serupa: Jokowi: Peningkatan Kelas Pengusaha UMKM Jadi Agenda Sempurna

Sebab jumlah itu, lanjut tempat, hampir 60% dilakukan restrukturisasi untuk menjaga kelangsungan bisnis UMKM. Pembiayaan itu juga sudah termasuk Penugasan Istimewa Ekspor (PKE) dari pemerintah yang juga telah jadi disalurkan sebesar Rp408 miliar.

LPEI serupa meningkatkan kelas UMKM meniti program yang menyasar perbaikan aspek nonfinansial, Coaching Program for New Exporter (CPNE) yaitu program pelatihan rintisan eksportir baru, Program Tempat Devisa, dan pihaknya serupa melakukan kalkulasi terhadap buah pembiayaan yang diberikan.

Baca Selalu: Jokowi Bangga Lebih dari 14 Juta UMKM Telah Go Digital

“Sebagai SMV ana juga mempertimbangkan aspek developmental dalam melakukan pembiayaan. Berdasarkan kajian yang kita lakukan bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), pembiayaan senilai Rp90, 4 triliun yang telah disalurkan LPEI memberikan dampak positif terhadap peningkatan investasi nasional sebanyak dua, 43 kali atau Rp219 triliun, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2, 45 kala senilai Rp 221 triliun dan ekspor nasional 3, 53 kali senilai Rp319 triliun, ” ujar Maqin.

News

Kemendag Blokir 2. 453 Keluaran dan Jasa Cetak Kartu Vaksin

Published by:

kemendag-blokir-2-453-produk-dan-jasa-cetak-kartu-vaksin-1

JAKARTA kepala Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) bekerjasama dengan Asosiasi E-Commerce Nusantara (idEA) telah melakukan pengawasan perdagangan jasa pencetakan surat vaksin secara daring dengan ditawarkan di lokapasar. Untuk itu, Direktorat Jenderal Pelestarian Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) telah melakukan cara penurunan (take down) tautan tersebut dan memblokir kata pendahuluan kunci (keyword) yang menyimpan frase “sertifikat vaksin”, “jasa cetak vaksin”, dan sejenisnya.

“Sejauh ini sudah dilakukan pemblokiran sebanyak 137 kata kunci (keywords) dan 2453 produk dan jasa pencetakan kartu vaksin. Kemendag mengajak konsumen bertambah hati-hati dalam bertransaksi elektronik, khususnya dalam memercayakan petunjuk pribadi untuk mencetak kartu vaksin demi keamanan konsumen itu sendiri, ” jelas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Veri Anggrijono dalam keterangan tertulis yang diterima MNC News Portal, Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Kegiatan pencetakan kartu vaksin memungkinkan melanggar sah konsumen yang diatur pada Pasal 4 huruf a, Undang-Undang No 8 tarikh 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yang mengatur menghantam hak konsumen atas kedamaian, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan/atau uluran tangan.

Menangkap Juga:   Kemendag Bahan Tindak Tegas Penjual Uluran tangan Cetak Kartu Vaksin pada Marketplace

Selain itu, juga tertuang dalam Pasal 10 huruf c UUPK yang melarang pelaku usaha untuk menawarkan, mempromosikan, mengiklankan atau menghasilkan pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan mengenai suasana, tanggungan, jaminan, hak ataupun ganti rugi atas sepadan barang dan/atau jasa.

Baca Juga:   4 Fakta Hadir Mal Harus PCR/Antigen, Mendag Ingin Orang Sehat

Penawaran pelaku usaha pencetakan kartu telah vaksin Covid-19, yang tak menyebutkan risiko terhadap awal data pribadi dapat dikategorikan penawaran yang menyesatkan & mengakibatkan konsumen menyerahkan petunjuk pribadi tanpa mengetahui efek yang dapat timbul.

News

Yuk Elka Bilang Sudah Ada Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi

Published by:

mari-elka-bilang-sudah-ada-tanda-tanda-pemulihan-ekonomi-1

JAKARTA – Managing Director World Bank Mari Elka Pangestu mengatakan tanda-tanda pemulihan ekonomi dunia sudah tampak sejalan dengan percepatan vaksinasi dan stimulus yang dikasih pemerintah dari negara-negara.

Mantan Menteri Perniagaan ini menilai vaksinasi dan stimulus menjadi kunci pokok dalam pemulihan ekonomi Nusantara.

“Apa yang menjadi proyeksi ke depan sungguh sudah ada tanda-tanda pemulihan, bahkan proyeksi ekonomi negeri juga tengah mengalami perbaikan pesat terutama didorong sebab AS dengan program stimulusnya yang besar dan level vaksinasi yang tinggi, dan didorong pertumbuhan di RRT, ” kata Mari di dalam Congress of Indonesian Diaspora (CID) ‘Peranan Diaspora pada Pembangunan Bangsa’ secara maya, Sabtu (14/8/2021).

Baca Juga:   Tangani Covid-19 di Sulawesi, Menko Airlangga Tingkatkan Testing hingga Vaksinasi

Mari Elka memerhatikan betapa besar pengaruh percepatan vaksinasi dan stimulus buat meminimalisir dampak ekonomi.

“Kunci utamanya ialah tingkat vaksinasi dan pula seberapa jauh stimulus tersebut bisa dijalankan di masing-masing negara, ” terangnya.

Di sisi lain, kerjasama global antar-negara untuk memastikan sisi supply-demand lantaran vaksin perlu dilakukan.

“Saya hanya mau menyampaikan bahwa global cooperation dalam sisi ketersediaan dibanding negara maju ke negeri berkembang perlu dilakukan, ” ujar Mari sembari berbicara bahwa produsen vaksin sedang terkonsentrasi di negara lulus.

Diketahui, Nusantara menargetkan lebih dari 200 juta populasi penduduk untuk divaksin dengan target rata-rata 1-2 juta dosis suntikan per hari di kurang wilayah yang menjadi preferensi.

Menyuarakan Juga:   Menko Luhut Peringatkan Pemda Tidak Tutupi Angka Covid-19

Sementara itu, Yuk Elka menyoroti ketimpangan vaksinasi di sejumlah negara.

“Saat ini di Afrika hanya 1% dibanding di negara maju, dan produksi juga masih terkonsentrasi di negara maju, ” tuturnya.

Daripada sisi permintaan (demand-side), negara harus siap menerima sediaan vaksin secara rutin, sembari mempertimbangkan faktor-faktor kesiapan yang lain.

Seperti masalah imunitas dari tenaga kesehatan, pelatihan pekerja, dan pendekatan vaksinasi ke masyarakat.

“Dua hal dengan paling besar pengaruhnya adalah kecukupan dari tenaga medis untuk melakukan vaksinasi dan komunikasi dari negara serta komunitas ke masyarakat, ” terangnya.

News

Akuisisi Hotel BUMN, WIKA Menyemprot Anak Usaha Rp775 Miliar

Published by:

akuisisi-hotel-bumn-wika-suntik-anak-usaha-rp775-miliar-1

JAKARTA – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Wijaya Karya Tbk ( WIKA ) menyuntik modal PT Wijaya Karya Realty sebesar Rp 775 miliar buat mengakuisisi hotel-hotel BUMN.

”Transaksi ini adalah penambahan penyertaan untuk menegakkan persentase kepemilikan saham perseroan pada Wika Realty sebesar 93, 05%, ” cakap Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (13/8/2021).

Dia menjelaskan, suntikan modal kepada Wika Realty hendak digunakan untuk integrasi & peningkatan hotel-hotel milik BUMN, antara lain pembelian saham milik PT Hotel Indonesia Natour (HIN) di anak usahanya, PT Hotel Nusantara Properti.

Baca Juga:   Emiten Kemasan Satyamitra (SKML) Mengarahkan Penjualan Rp2, 07 Triliun Tahun Ini

Kemudian, suntikan pangkal akan dipakai untuk mengambil aset hotel milik PT Pegadaian dan pembelian bagian milik PT Aerowisata dalam anak usahanya, PT Senggigi Pratama Internasional. Adapun injeksi kapital ini dilaksanakan mencuaikan pengeluaran saham simpanan sebab Wika Realty, dan Wika selaku induk usaha melaksanakan setoran tunai dan sempurna pada 6 Agustus 2021.

Mengaji Juga:   Laba XL Axiata Turun 58, 9% di Semester I-2021, Ini Penyebabnya

Asal tahu saja, WIKA tengah menyiapkan rencana permintaan umum perdana (initial public offering/IPO) saham dua anak usahanya, yaitu Wika Realty serta PT Wika Industri & Konstruksi. “Wika Pabrik & Konstruksi ditargetkan IPO pada 2022 dan Wika Realty pada 2023, ” kata Direktur Keuangan WIKA, Ade Wahyu seperti dikutip Investor Daily.

News

Memikirkan! Ke Pasar Tak Harus Tunjukkan Surat Vaksin akan tetapi Prokes Harga Mati

Published by:

ingat-ke-pasar-tak-harus-tunjukkan-surat-vaksin-tapi-prokes-harga-mati-1

JAKARTA – Protokol kesehatan tubuh harus dilakukan ketika asosiasi pergi ke pasar tradisional. Meskipun tak perlu kartu vaksin dan swab Antigen saat belanja ke rekan.

“Di pasar rakyat, syarat vaksinasi dan Antigen dimungkinkan untuk tak diterapkan. Hal ini sebab pasar rakyat adalah tempat menjual barang kebutuhan sari yang dibutuhkan masyarakat pada kehidupan sehari-hari, ” cakap Direktur Jenderal Perdagangan Pada Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan dilansir daripada Antara, Kamis (12/8/2021).

Baca Pula: Seluruh Pasar Boleh Bekerja, Berikut Daftar dan Tanda Operasionalnya

Selain itu status di pasar rakyat bertentangan dengan pusat perbelanjaan serta mal, di mana sebagian besar pasar rakyat berada di ruang terbuka secara sistem sirkulasi udara mengambil yang risiko penularannya tidak setinggi area pusat perbelanjaan yang berada di kawasan tertutup berpendingin udara.

Namun, tegas Oke, para pengunjung dan penjual di pasar rakyat juga wajib menerapkan prokes lainnya seperti menggunakan masker, membersihkan tangan, dan menggunakan hand sanitizer.

Baca Juga: Keluh Pedagang Pasar Omzet Turun, daripada Rp4 Juta Kini Raup Rp2 Juta

“Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan serta menjaga kesehatan para pengunjung dan penjual. Kuncinya, implementasi prokes secara disiplin, ” kata Oke.

Meski demikian, lanjut Oke, pada beberapa fasilitas jemaah yang tertutup dan memakai pendingin udara (AC) serupa diberlakukan persyaratan khusus.

News

Menko Luhut Terima Bantuan dari China

Published by:

menko-luhut-terima-bantuan-dari-china-1

JAKARTA kacau Pemerintah Indonesia menerima sokongan bantuan medis penanganan Covid-19 dari Pemerintah China. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengucapkan terima kasih kepada China atas sandaran yang diberikan.

“Saya berterima kasih pada Huawei, dan China Eastern Airlines, atas bentuk kerja sama yang diberikan kepada pemerintah Indonesia dan masyarakatnya, ” ungkap Menko Luhut di Jakarta, Rabu (11/8/2021).

Menyuarakan Juga: Pemerintah Keluarkan Indikator Kematian saat Turunkan Kelas PPKM

Indonesia menerima donasi pada bentuk alat kesehatan kaya ventilator, oxygen concentrator, oxygen nasal cannulas, dan oxygen face mask, yang menjelma alat krusial dalam melawan varian Delta yang kian menular di Indonesia masa ini. Selain itu main sama dengan Pemerintah RRT, Indonesia juga sedang memajukan masyarakat untuk dapat mendaftarkan vaksinasi.

Lanjutnya, Indonesia akan mendukung investasi dari China ke depannya dalam bidang kesehatan, seperti vaksin, pembuatan alat kesehatan serta pembangunan rumah kecil internasional.

Baca Juga: Menko Luhut Akui Penanganan Covid-19 Luar Jawa-Bali Berbeda, Ini Alasannya

“Tidak ada satu negara pun di dunia yang mampu melawan pandemi ini seorang diri, kita harus menjalin kebersamaan, solidaritas, serta persahabatan antarnegara untuk dapat melawan pagebluk ini ke depan, ” pungkas Menko Luhut.

News

Terdampak Pandemi, UMKM dan Negeri Usaha Butuh Bantuan Itu

Published by:

terdampak-pandemi-umkm-dan-dunia-usaha-butuh-bantuan-ini-1

JAKARTA – Negeri telah resmi memperpanjang PPKM Level 4. Terkait kejadian itu Wakil Ketua Ijmal Bidang CSR dan Perlombaan Usaha Kamar Dagang & Industri (KADIN) Indonesia Suryani Motik mengatakan bahwa perpanjangan ini harus diimbangi sandaran yang dibutuhkan pelaku UMKM dan usaha menengah tumbuh harus berjalan paralel karena kebutuhannya berbeda.

Dia menjelaskan, UMKM memerlukan modal usaha, yang telah digelontorkan oleh pemerintah. Pencairan modal ini, menurut tempat, harus diperpanjang dan ditambahkan jumlahnya kalau pemerintah bisa saving di beberapa zona yang tidak diperlukan.

“Untuk usaha besar membangun meminta keringanan tagihan listrik. Listrik ini kan bermakna penundaan pemasukan dari negeri, pemerintah tidak keluar uang, hanya penundaan pemasukan saja. Ini perlu dilakukan, kalau tidak, kan dunia daya tidak bisa jalan teristimewa, ” ujar Suryani di dalam IDX Channel Market Review di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga:   Mal Dibuka, Bioskop hingga Bermain Bujang Masih Ditutup

Dia mengatakan, jika listrik diputus, maka usaha tentunya tidak berjalan. Sedikitnya, bantuan listrik ini dihapus saja minimum chargenya. “Misalnya ada itu minimum chargenya, itu kalau dihapus, pertama jika di pabrik, kepala dan hotel, itu mau sangat membantu dunia cara untuk bertahan. Kita sama-sama sharing pain lah, berbagi beban lah dalam tanda seperti ini, ” ungkapnya.

Menangkap Juga:   Ekonomi Kuartal III-2021 Diprediksi Hanya Lahir 3%

Suryani menyampaikan bahwa pihaknya paham kalau pemerintah punya beban, namun dunia cara pun punya beban, karena dua-duanya sama-sama dibutuhkan sebab negara untuk keberlangsungan kesibukan satu negara.

“Relaksasi juga ini negeri sudah taruh uangnya di bank. Karena sifatnya pinjaman, ini yang dibutuhkan. Relaksasi kemarin sudah dilakukan akan tetapi kan satu tahun, tersedia yang 6 bulan apalagi. Pada saat itu kita tidak ada yang memprediksi kalau pandemi Covid-19 akan berlaku sampai sekarang, ” terang Suryani.

Namun, kesempatan ini, masyarakat bisa melihat bahwa pandemi bisa berlaku hingga 3-5 tahun dan pemerintah sudah menempatkan uangnya di bank. “Jadi aku kira, kalau relaksasi, banknya perlu diselamatkan tapi nasabahnya juga perlu diselamatkan, ” tambahnya.

Suryani melihat beberapa bank di tahun 2020 membukukan keuntungan yang cukup besar. Taat dia, hal ini lulus ironis mengingat di negeri usaha jarang sekali dengan bernasib serupa, kecuali dalam sektor tertentu seperti pertambangan dan berbasis IT.