News

Curhat Tak Punya Kulkas, Sejarah Haru Anak India dengan Kini Jadi Bos Google

Published by:

JAKARTA – Sebelum menjadi CEO Google serta Alphabet (induk usaha Google), Sundar Pichai mempunyai kesibukan yang sangat sederhana.

Sundar Pichai membaca, saat kanak-kanak tinggal dalam sebuah rumah kecil serta harus berbagi tempat secara penyewa. Akibatnya, dia terdesak tidur di lantai tempat tamu. Dalam rumah mungilnya, keluarga Sundar juga tak memiliki kulkas.

“Saya tidak pernah bisa tidur tanpa sebotol air di samping tempat terbaring saya. Rumah-rumah lain mempunyai kulkas, dan akhirnya awak mendapatkannya. Itu masalah gembung, ” ujarnya dikutip dari India Today, Jakarta, Minggu (22/8/2021).

Sundar berasal dari keluarga elementer. Dia lahir di Madurai, India pada 12 Juli 1972 dalam keluarga kelas menengah. “Ada kesederhanaan di hidup saya, yang benar bagus dibandingkan dengan dunia saat ini, ” katanya.

Masa kecilnya yang sederhana membantunya mencapai kesuksesan. Sundar menggunakan penuh waktunya untuk membaca. Tempat suka membaca buku apapun yang ditemukannya.

Sundar mengenyam pendidikan dalam IIT Kharagpur, dan berjuang dengan bahasa Hindi sebagai anak India Selatan. Dia menyelesaikan beberapa tes di perguruan tinggi dan mendapatkan poin C di salah utama makalahnya. Dia memperbaiki kadar dalam tiga tahun ke depan.

Sundar pun berhasil mendapat dana siwa melanjutkan kuliah ke Universitas Stanford di Amerika Konsorsium (AS), di mana tempat mengejar gelar Master of Science dalam bidang metode dan material. Dia lalu mengambil gelar MBA dibanding Wharton School di University of Pennsylvania.

Sundar bergabung dengan Om google pada 2004 dan pada sana kariernya melesat, beberapa besar karena kesuksesannya dengan fenomenal dengan proyek Chrome. Dia dan timnya berlaku penting dalam menciptakan Google Chrome dan kemudian menjadikannya sebagai mesin pencari yang paling banyak digunakan di dunia.

News

Kemajuan Pembangunan Bendungan Karalloe Capai 94%

Published by:

JAKARTA kacau Progres pembangunan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sudah mencapai 94, 5% sesuai dengan pemisah waktu kontrak pengerjaannya 2021.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengaan Jeneberang, Adenan Rasyid menyebutkan target perampungan pendirian akan tetap sesuai secara target yakni hingga akhirusanah.

Mengaji Juga: Menteri Basuki: Potensi Air di RI Mulia tapi Tidak Merata

“Kalau melihat progres pembangunan yang sudah 94, 5%, kita tetap yakin akhir tahun itu sudah selesai dan diresmikan, ” ujarnya dilansir sebab Antara, Sabtu (21/8/2021).

Adenan Rasyid mengutarakan, pekerjaan yang akan diselesaikan yaitu bagian hollow jet bendungan, hoist bendungan yakni alat untuk menggerakkan daun pintu air agar sanggup dibuka dan ditutup dengan mudah dan terakhir ialah bagian taman bendungan.

Baca Juga: Pembangunan Bendungan Manikin Sudah Habiskan Anggaran Rp316, 9 Miliar

“Pembangunan target selesai di akhirusanah 2021. Tapi melihat kondisi seperti di lapangan dukungan dari pemerintah wilayah setempat. Jadi pak Menteri optimis target bulan ajaran diresmikan berbarengan dengan kaum bendungan lainnya di Sulsel oleh bapak presiden, ” katanya.

News

Menko Airlangga Pastikan Sinergi dan Kolaborasi Penanganan Pandemi Covid-19

Published by:

JAKARTA – Pemerintah terus berupaya dengan tulang untuk dapat menangani & mengendalikan pandemi Covid-19 serta sekaligus mengantisipasi dan menanggulangi dampak yang terjadi.

Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya secara menerapkan PPKM guna menekan laju penularan Covid-19 semenjak awal Juli yang semrawut.

Penerapan PPKM di setiap daerah tetap dilakukan evaluasi dan monitoring atas pelaksanaannya, karena walaupun mulai terjadi penurunan kasus aktif di beberapa daerah, namun masih terdapat kawasan yang mengalami peningkatan kejadian.

Salah mulia daerah di luar Jawa Bali yang kasus aktifnya cukup tinggi adalah Kalimantan Selatan, dengan Tingkat Keterisian RS (BOR) juga tertinggi ketiga secara nasional (60%), Tingkat Kematian (CFR) 3, 1% sedikit di tempat nasional, Testing yang sedang rendah dengan positivity-rate dengan tinggi.

Gajah Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) meninjau dengan langsung Provinsi Kalimantan Daksina (Kalsel) yang saat tersebut 6 dari 13 Kabupaten/ Kota di wilayahnya harus menerapkan PPKM Level 4 pada hari ini.

Kunjungan tersebut dikerjakan untuk memastikan berbagai program dan upaya dalam pengendalian Covid-19 dapat dilaksanakan di lapangan. Juga mengecek pengoperasian koordinasi, sinergi dan kolaborasi yang baik antara Negeri Pusat dan Pemerintah Kawasan di dalam melaksanakan berbagai rencana, mulai percepatan Vaksinasi, logistik fasilitas Isolasi Terpusat, ketersediaan Obat dan Oksigen & juga mengecek PPKM Mikro di desa-desa yang menjelma percontohan dalam penerapan protocol Kesehatan dan pelaksanaan isolasi secara terpusat.

Pada kesempatan itu, Menko Airlangga meninjau secara tepat pelaksanaan vaksinasi di Gelanggang Olahraga (GOR) Hasanuddin yang berlokasi di Kota Banjarmasin sekaligus menyerahkan bantuan berbentuk paket sembako bagi awak yang melakukan vaksinasi.

Penyelenggaraan vaksinasi dengan ditargetkan 1. 000 dosis vaksin Covid-19 per hari tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polda Kalsel dan Pemda Kalsel.

“Jadi beta ke sini untuk melihat secara langsung situasi pandemi dan penanganan Covid-19 pada Kalimantan Selatan. Karena Kalsel adalah salah satu yang tertinggi (kasus aktif) & paling banyak kabupaten/ Kota PPKM Level 4 pada Kalimantan. Dari peninjauan keadaan ini, kita melihat tunggal tingginya antusiasme masyarakat memasukkan vaksinasi ini, sehingga menetapkan dijaga ketersediaan suplai Vaksin. Pemerintah akan mendapatkan Vaksin selama bulan Agustus tersebut sebanyak 72 juta jumlah, dan harapannya untuk Kalimantan Selatan ini akan lekas ditambahkan, ” ujar Menko Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Selanjutnya, Menko Airlangga melakukan peninjauan langsung ke Perumahan Citra Garden City, yang bertempat di Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru. Di perumahan ini terdapat 289 jiwa yang terdiri daripada 133 Kepala Keluarga (KK), di mana beberapa waktu berarakan 46 warganya terkena Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman) yang dilaksanakan dengan terpusat, dan saat itu tinggal 4 orang dengan melakukan isolasi.

News

Pelemahan Rupiah Masih Lebih Baik dari Mata Uang Thailand dan Malaysia

Published by:

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar Rupiah menguat didukung langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan perkembangan tersebut, Rupiah sampai dengan 18 Agustus 2021 mencatat depresiasi sekitar 2, 24% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020, relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Naik ke Level Rp14. 379/USD

“Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar, ” kata Perry di Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga: Daftar Pahlawan yang Wajahnya Tercetak di Uang Rupiah

Nilai tukar Rupiah pada 18 Agustus 2021 menguat 0, 89% secara rerata dan 0, 63% secara point out point dibandingkan dengan level Juli 2021. Penguatan nilai tukar Rupiah didorong oleh peningkatan aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik seiring dengan menurunnya ketidakpastian pasar keuangan global dan persepsi positif investor terhadap prospek perbaikan perekonomian domestik.

News

PNS Bisa Ajukan Izin Menelaah, Cek Syarat dan Prosedurnya

Published by:

JAKARTA – Perluasan kompetensi bagi Pegawai Jati Sipil ( PNS ) dapat dikerjakan melalui peningkatan pendidikan yang salah satunya dapat melalaikan jalur pendidikan formal. Di mana hal initerdiri daripada Tugas Belajar dan Izin Belajar.

“Berbeda dengan Tugas Belajar, beban pendidikan Izin Belajar ditanggung oleh PNS yang bersangkutan, ” ungkap Direktur Pemasokan dan Kepangkatan BKN, Ibtri Rejeki dikutip dari BKN. go. id, Rabu (18/8/2021).

Lebih lanjut Ibtri menguraikan syarat dan metode bagi PNS yang mau menempuh Tugas Belajar. Diantaranya adalah:

Baca Juga:   Wajib Tahu! Ada 6 Macam Mutasi PNS, Ini Sarana Pengajuannya

1. Harus memiliki periode kerja minimum 1 (satu) tahun terhitung sejak diangkat sebagai PNS;

2. Mendapatkan Surat Suruhan dari Pejabat yang berwenang;

3. Ongkos pendidikan bersumber dari negeri, bantuan pemerintah asing, preman asing, badan internasional sponsor atau yang lain;

4. Dibebaskan sebab jabatan struktural dan dibebaskan sementara dari jabatan fungsional;

5. Tak sedang menjalani Hukuman Peraturan tingkat sedang atau mengandung

6. Program studi akreditasi Universitas yang dituju minimal B.

Sementera itu beserta syarat usia PNS yang ingin mengajukan Tugas Bersekolah:

1. Suntuk berumur 25 Tahun untuk program DI, DII, DIII dan S1 atau setimpal. Namun untuk daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terpencil) atau jabatan yang sangat diperlukan usia maksimum 37 tahun.

2. Suntuk berumur 37 tahun untuk program S2 atau seimbang namun untuk daerah 3T atau jabatan yang benar diperlukan usia maksimum 42 tahun.

Baca Juga:   Pengumuman Hasil Sanggah CPNS 2021 Ditunda hingga 20 Agustus

3. Maksimal berumur 40 tarikh untuk program S3 atau setara namun untuk kawasan 3T atau jabatan dengan sangat diperlukan usia penuh 47 tahun.

Adapun untuk jangka masa pelaksanaan Tugas Belajar berisi dari program D1 memutar lama 1 tahun, DII paling lama 2 tarikh, DIII paling lama 3 tahun, S1/DIV paling lama 4 tahun, program S2 atau setara paling periode 2 tahun, dan program S3 atau setara paling lama 4 tahun.

News

Investasi dan Ekspor Gacor, Ridwan Kamil: Punya PR Perbaiki Ritel dan Pariwisata

Published by:

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengutarakan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat didominasi investasi dan juga ekspor. Adapun pemberian Jawa Barat terhadap ekspor nasional mencapai 15, 63% atau setara USD16, 076, juta pada Januari-Juni 2021.

“Mayoritas kemajuan ekonomi di Jawa Barat ini berasal dari investasi dan ekspor dan merupakan skala-skala yang besarnya, ” kata Ridwan Kamil, Webinar Daerah Tangguh Daerah Muncul yang merupakan rangkaian Pesta Indonesia Tangguh MNC Palang Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Baca Juga:   Fakta Menarik Sistem OSS Berbasis Risiko, Jokowi Ancam Pejabat Tak Bersih

Sedangkan sejak sektor ritel dan wisata masih tertekan. Hal tersebut pun menjadi pekerjaan panti Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Di sungguh investasi kita juara satu selama satu semester itu. Impor dan kita hendak bereskan PR-nya sampai akhir Desember ini, ” ungkapnya.

Mengucapkan Juga:   Bahlil Tutur Urus Izin Usaha Tidak Perlu Biaya dan Bertemu Menteri

Tak hanya itu, Ridwan Kamil menyediakan berbagai cara dan strategi untuk menahan pertumbuhan ekonomi di zona lain.

“Saya optimis perbaikan di rill tourism ekonomi kami bisa tumbuh berkembang dengan lebih baik lagi, percepatan, kemudian juga vaksinasi dan bermacam-macam cakupan lain yang sedang menjadi catatan dan menyelamatkan dari resesi ekonomi di Jabar, ” pungkasnya.

(fbn)

News

LPEI: Pembiayaan UMKM Capai Rp355 Miliar di Semester I-2021

Published by:

JAKARTA – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) buat bisa naik kelas menjadi eksportir meski di pusat pandemi COVID-19.

“Pandemi tidak menghalangi saya untuk meningkatkan kelas para-para UMKM menjadi eksportir. Di dalam semester pertama pembiayaan UMKM, kami telah mencapai net growth Rp355 miliar dibanding total pembiayaan Rp14, 5 triliun yang disalurkan kepada sejumlah industri seperti kertas, makanan dan minuman, kain dan lain-lain, ” sirih Direktur Pelaksana II LPEI Maqin Noorhadi dilansir dibanding Antara, Senin (16/8/2021).

Baca Serupa: Jokowi: Peningkatan Kelas Pengusaha UMKM Jadi Agenda Sempurna

Sebab jumlah itu, lanjut tempat, hampir 60% dilakukan restrukturisasi untuk menjaga kelangsungan bisnis UMKM. Pembiayaan itu juga sudah termasuk Penugasan Istimewa Ekspor (PKE) dari pemerintah yang juga telah jadi disalurkan sebesar Rp408 miliar.

LPEI serupa meningkatkan kelas UMKM meniti program yang menyasar perbaikan aspek nonfinansial, Coaching Program for New Exporter (CPNE) yaitu program pelatihan rintisan eksportir baru, Program Tempat Devisa, dan pihaknya serupa melakukan kalkulasi terhadap buah pembiayaan yang diberikan.

Baca Selalu: Jokowi Bangga Lebih dari 14 Juta UMKM Telah Go Digital

“Sebagai SMV ana juga mempertimbangkan aspek developmental dalam melakukan pembiayaan. Berdasarkan kajian yang kita lakukan bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), pembiayaan senilai Rp90, 4 triliun yang telah disalurkan LPEI memberikan dampak positif terhadap peningkatan investasi nasional sebanyak dua, 43 kali atau Rp219 triliun, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2, 45 kala senilai Rp 221 triliun dan ekspor nasional 3, 53 kali senilai Rp319 triliun, ” ujar Maqin.

News

Kemendag Blokir 2. 453 Keluaran dan Jasa Cetak Kartu Vaksin

Published by:

JAKARTA kepala Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) bekerjasama dengan Asosiasi E-Commerce Nusantara (idEA) telah melakukan pengawasan perdagangan jasa pencetakan surat vaksin secara daring dengan ditawarkan di lokapasar. Untuk itu, Direktorat Jenderal Pelestarian Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) telah melakukan cara penurunan (take down) tautan tersebut dan memblokir kata pendahuluan kunci (keyword) yang menyimpan frase “sertifikat vaksin”, “jasa cetak vaksin”, dan sejenisnya.

“Sejauh ini sudah dilakukan pemblokiran sebanyak 137 kata kunci (keywords) dan 2453 produk dan jasa pencetakan kartu vaksin. Kemendag mengajak konsumen bertambah hati-hati dalam bertransaksi elektronik, khususnya dalam memercayakan petunjuk pribadi untuk mencetak kartu vaksin demi keamanan konsumen itu sendiri, ” jelas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Veri Anggrijono dalam keterangan tertulis yang diterima MNC News Portal, Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Kegiatan pencetakan kartu vaksin memungkinkan melanggar sah konsumen yang diatur pada Pasal 4 huruf a, Undang-Undang No 8 tarikh 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yang mengatur menghantam hak konsumen atas kedamaian, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan/atau uluran tangan.

Menangkap Juga:   Kemendag Bahan Tindak Tegas Penjual Uluran tangan Cetak Kartu Vaksin pada Marketplace

Selain itu, juga tertuang dalam Pasal 10 huruf c UUPK yang melarang pelaku usaha untuk menawarkan, mempromosikan, mengiklankan atau menghasilkan pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan mengenai suasana, tanggungan, jaminan, hak ataupun ganti rugi atas sepadan barang dan/atau jasa.

Baca Juga:   4 Fakta Hadir Mal Harus PCR/Antigen, Mendag Ingin Orang Sehat

Penawaran pelaku usaha pencetakan kartu telah vaksin Covid-19, yang tak menyebutkan risiko terhadap awal data pribadi dapat dikategorikan penawaran yang menyesatkan & mengakibatkan konsumen menyerahkan petunjuk pribadi tanpa mengetahui efek yang dapat timbul.

News

Yuk Elka Bilang Sudah Ada Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi

Published by:

JAKARTA – Managing Director World Bank Mari Elka Pangestu mengatakan tanda-tanda pemulihan ekonomi dunia sudah tampak sejalan dengan percepatan vaksinasi dan stimulus yang dikasih pemerintah dari negara-negara.

Mantan Menteri Perniagaan ini menilai vaksinasi dan stimulus menjadi kunci pokok dalam pemulihan ekonomi Nusantara.

“Apa yang menjadi proyeksi ke depan sungguh sudah ada tanda-tanda pemulihan, bahkan proyeksi ekonomi negeri juga tengah mengalami perbaikan pesat terutama didorong sebab AS dengan program stimulusnya yang besar dan level vaksinasi yang tinggi, dan didorong pertumbuhan di RRT, ” kata Mari di dalam Congress of Indonesian Diaspora (CID) ‘Peranan Diaspora pada Pembangunan Bangsa’ secara maya, Sabtu (14/8/2021).

Baca Juga:   Tangani Covid-19 di Sulawesi, Menko Airlangga Tingkatkan Testing hingga Vaksinasi

Mari Elka memerhatikan betapa besar pengaruh percepatan vaksinasi dan stimulus buat meminimalisir dampak ekonomi.

“Kunci utamanya ialah tingkat vaksinasi dan pula seberapa jauh stimulus tersebut bisa dijalankan di masing-masing negara, ” terangnya.

Di sisi lain, kerjasama global antar-negara untuk memastikan sisi supply-demand lantaran vaksin perlu dilakukan.

“Saya hanya mau menyampaikan bahwa global cooperation dalam sisi ketersediaan dibanding negara maju ke negeri berkembang perlu dilakukan, ” ujar Mari sembari berbicara bahwa produsen vaksin sedang terkonsentrasi di negara lulus.

Diketahui, Nusantara menargetkan lebih dari 200 juta populasi penduduk untuk divaksin dengan target rata-rata 1-2 juta dosis suntikan per hari di kurang wilayah yang menjadi preferensi.

Menyuarakan Juga:   Menko Luhut Peringatkan Pemda Tidak Tutupi Angka Covid-19

Sementara itu, Yuk Elka menyoroti ketimpangan vaksinasi di sejumlah negara.

“Saat ini di Afrika hanya 1% dibanding di negara maju, dan produksi juga masih terkonsentrasi di negara maju, ” tuturnya.

Daripada sisi permintaan (demand-side), negara harus siap menerima sediaan vaksin secara rutin, sembari mempertimbangkan faktor-faktor kesiapan yang lain.

Seperti masalah imunitas dari tenaga kesehatan, pelatihan pekerja, dan pendekatan vaksinasi ke masyarakat.

“Dua hal dengan paling besar pengaruhnya adalah kecukupan dari tenaga medis untuk melakukan vaksinasi dan komunikasi dari negara serta komunitas ke masyarakat, ” terangnya.

News

Akuisisi Hotel BUMN, WIKA Menyemprot Anak Usaha Rp775 Miliar

Published by:

JAKARTA – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Wijaya Karya Tbk ( WIKA ) menyuntik modal PT Wijaya Karya Realty sebesar Rp 775 miliar buat mengakuisisi hotel-hotel BUMN.

”Transaksi ini adalah penambahan penyertaan untuk menegakkan persentase kepemilikan saham perseroan pada Wika Realty sebesar 93, 05%, ” cakap Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (13/8/2021).

Dia menjelaskan, suntikan modal kepada Wika Realty hendak digunakan untuk integrasi & peningkatan hotel-hotel milik BUMN, antara lain pembelian saham milik PT Hotel Indonesia Natour (HIN) di anak usahanya, PT Hotel Nusantara Properti.

Baca Juga:   Emiten Kemasan Satyamitra (SKML) Mengarahkan Penjualan Rp2, 07 Triliun Tahun Ini

Kemudian, suntikan pangkal akan dipakai untuk mengambil aset hotel milik PT Pegadaian dan pembelian bagian milik PT Aerowisata dalam anak usahanya, PT Senggigi Pratama Internasional. Adapun injeksi kapital ini dilaksanakan mencuaikan pengeluaran saham simpanan sebab Wika Realty, dan Wika selaku induk usaha melaksanakan setoran tunai dan sempurna pada 6 Agustus 2021.

Mengaji Juga:   Laba XL Axiata Turun 58, 9% di Semester I-2021, Ini Penyebabnya

Asal tahu saja, WIKA tengah menyiapkan rencana permintaan umum perdana (initial public offering/IPO) saham dua anak usahanya, yaitu Wika Realty serta PT Wika Industri & Konstruksi. “Wika Pabrik & Konstruksi ditargetkan IPO pada 2022 dan Wika Realty pada 2023, ” kata Direktur Keuangan WIKA, Ade Wahyu seperti dikutip Investor Daily.