News

PNS Bisa Ajukan Izin Menelaah, Cek Syarat dan Prosedurnya

pns-bisa-ajukan-izin-belajar-cek-syarat-dan-prosedurnya-1

JAKARTA – Perluasan kompetensi bagi Pegawai Jati Sipil ( PNS ) dapat dikerjakan melalui peningkatan pendidikan yang salah satunya dapat melalaikan jalur pendidikan formal. Di mana hal initerdiri daripada Tugas Belajar dan Izin Belajar.

“Berbeda dengan Tugas Belajar, beban pendidikan Izin Belajar ditanggung oleh PNS yang bersangkutan, ” ungkap Direktur Pemasokan dan Kepangkatan BKN, Ibtri Rejeki dikutip dari BKN. go. id, Rabu (18/8/2021).

Lebih lanjut Ibtri menguraikan syarat dan metode bagi PNS yang mau menempuh Tugas Belajar. Diantaranya adalah:

Baca Juga:   Wajib Tahu! Ada 6 Macam Mutasi PNS, Ini Sarana Pengajuannya

1. Harus memiliki periode kerja minimum 1 (satu) tahun terhitung sejak diangkat sebagai PNS;

2. Mendapatkan Surat Suruhan dari Pejabat yang berwenang;

3. Ongkos pendidikan bersumber dari negeri, bantuan pemerintah asing, preman asing, badan internasional sponsor atau yang lain;

4. Dibebaskan sebab jabatan struktural dan dibebaskan sementara dari jabatan fungsional;

5. Tak sedang menjalani Hukuman Peraturan tingkat sedang atau mengandung

6. Program studi akreditasi Universitas yang dituju minimal B.

Sementera itu beserta syarat usia PNS yang ingin mengajukan Tugas Bersekolah:

1. Suntuk berumur 25 Tahun untuk program DI, DII, DIII dan S1 atau setimpal. Namun untuk daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terpencil) atau jabatan yang sangat diperlukan usia maksimum 37 tahun.

2. Suntuk berumur 37 tahun untuk program S2 atau seimbang namun untuk daerah 3T atau jabatan yang benar diperlukan usia maksimum 42 tahun.

Baca Juga:   Pengumuman Hasil Sanggah CPNS 2021 Ditunda hingga 20 Agustus

3. Maksimal berumur 40 tarikh untuk program S3 atau setara namun untuk kawasan 3T atau jabatan dengan sangat diperlukan usia penuh 47 tahun.

Adapun untuk jangka masa pelaksanaan Tugas Belajar berisi dari program D1 memutar lama 1 tahun, DII paling lama 2 tarikh, DIII paling lama 3 tahun, S1/DIV paling lama 4 tahun, program S2 atau setara paling periode 2 tahun, dan program S3 atau setara paling lama 4 tahun.