News

Rencana Tol di Indonesia Bakal Penuh Didanai Investor Asing

Rencana Tol di Indonesia Bakal Penuh Didanai Investor Asing

JAKARTA porakporanda Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja disebut akan rampung dalam waktu dekat. Sektor jalan tol digadang-gadang akan menarik mengindahkan investor asing jika RUU itu telah disahkan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia Krist Ade Sudiyono mengatakan, kehadiran investor asing dalam pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia sangat diharapkan, karena pihaknya menyadari potensi pribumi untuk pendanaan pembiayaan infrastruktur pula terbatas dan sinergi dengan menggunakan potensi pendanaan asing menurutnya sebagai alternatif yang patut ditunggu beriringan.

“Jadi, awak asosiasi sangat menyambut baik munculnya alternatif pendanaan baru yaitu secara memanfaatkan pendanaan dari sumber-sumber langka, ” ujar Krist dalam rencana Market Review IDX Channel, Selasa (15/9/2020).

Membaca Juga: Siap-Siap, Investor Asing Serang Proyek Tol di Indonesia

Krist menambahkan, underline aset menjadi penting saat tahu keberadaan investor asing maupun pribumi. Hingga tahun 2020, pihaknya menyimpan hampir 2. 200 KM ulama tol sudah beroperasi dan negeri berkehendak sampai akhir tahun 2024 akan ada tambahan 2. 500 KM jalan tol baru.

“Jadi, total mau ada potensi aset jalan pungutan hampir 4. 700 KM serta ini adalah sebuah underline aktiva yang bisa digunakan untuk menjadikan pendanaan baik asing maupun domestik, ” kata dia.

Dia pun mengaku sudah mendapatkan penjelasan dari pemerintah bahwa. alternatif diversifikasi instrumen pembiayaan tersebut artinya saat ini sedang digalakkan.

“Saat tersebut kita masih berutilitasi aspek pendanaan dari perbankan, berikutnya kita medium mengeksplorasi aspek pendanaan dari obligasi dan teman-teman juga sudah berangkat menginisiasi sekuritisasi aset dan yang lain, ” ucapnya

(dni. -)