News

Sedang Seret, Penerimaan Pajak Minus 15, 6% hingga Agustus

Sedang Seret, Penerimaan Pajak Minus 15, 6% hingga Agustus

JAKARTA kacau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak semakin seret. Hingga simpulan Agustus 2020 realisasinya hanya Rp676, 9 triliun atau minus 15, 6% dibandingkan periode yang sebanding tahun lalu Rp802, 5 triliun.

Realisasi itu baru 56, 5% dari tumpuan dalam Perpres 72 Tahun 2020 senilai Rp1. 198, 8 triliun. Dari realisasi tersebut, Pajak Bayar (PPh) migas terkontraksi paling di, hanya Rp21, 6 triliun ataupun minus 45, 2% dibandingkan periode akhir Agustus tahun lalu.

  Baca juga: Sri Mulyani Geram Banyak Perusahaan Lakukan Penggelapan Retribusi

Gajah Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengutarakan efek penerimaan pajak ini disebabkan adanya pandemi virus Covid-19. Menurutnya, banyak korporasi yang mengalami pengurangan sangat berat karena pandemi virus Corona sehingga langsung berdampak di dalam penerimaan PPh badan.

“Pada Juli dan Agustus ini kontraksinya bahkan mendekati 50%. Ini berarti sektor usaha atau badan mengalami tekanan yang luar biasa, ” bebernya.

  Baca juga: Tanggapan Pajak Negara Berkembang Bakal Lembam akibat Covid-19

Saat ini, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mencapai Rp255, 4 triliun atau terkontraksi 11, 6% dari periode yang sama tahun lalu. Pajak Bumi Bangunan (PBB) mencapai Rp9, 7 triliun ataupun minus 33, 7% dari periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan, realisasi PPh Orang Pribadi mengalami pertumbuhan dua, 46% di Agustus 2020. Sekalipun masih melambat jika dibandingkan kemajuan Agustus 2019 yang mencapai 15, 37%.

Selanjutnya, PPh Badan masih mengalami lagu sangat berat. Pada Agustus 2020 mencapai minus 27, 52%, sementara di tahun lalu positif 0, 81%.

(rzy)