News

Semakin Mahal, Harga Emas Dipatok USD1. 865/Ounce

Semakin Mahal, Harga Emas Dipatok USD1

NEW YORK – Harga aurum terus naik, bahkan menyentuh kenaikan tertinggi dalam sembilan tahun terakhir pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Harga galuh juga demikian, terus mengalami kenaikan di tengah harapan pemulihan seruan industri.

Harga emas di spot gold naik satu, 3% menjadi USD1. 865. 61 per ounce atau mencapai golongan tertinggi sejak September 2011. Sementara emas berjangka AS ditutup terbang 1, 2% menjadi pada USD1, 865. 1 per ounce.

Baca Juga:   Harga 1 Gram Emas Dekati Rp1 Juta, Pagi Ini Melompat Tajam

“Emas mengalami kemajuan harga lebih tinggi karena ketegangan geopolitik dengan China, ” introduksi Analis Pasar Oanda Edward Moya, dilansir dari Reuters, Kamis (23/7/2020).

Sementara itu, makna perak menguat 6, 4% menjelma USD22, 68 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak Oktober 2013 di USD23, 03. Tercatat kenaikan harga perak telah naik lebih dari 17% selama minggu ini.

Analis menilai kenaikan tersebut didukung oleh suku bunga rendah, kebangkitan permintaan investasi, gangguan produksi dan pemulihan konsumsi industri.

Baca Juga:   Kilau Aurum Kian Bersinar, Harganya Capai USD1. 842/Ounce

“Perak berbagi beberapa atribut safe haven dengan emas tetapi secara melekat lebih banyak dipengaruhi oleh kemajuan global dan pemulihan manufaktur, ” tulis Citi Research.

Selain itu, harga palladium turun 1, 3% menjadi USD2. 129, 25 per ounce dan platinum naik 2, 6% menjadi USD904, 97 per ounce. (feb)

(rhs)

Loading…