News

Tanda Rekrutmen Kembali Karyawan yang Di-PHK, Bikin Untung Pengusaha

Tanda Rekrutmen Kembali Karyawan yang Di-PHK, Bikin Untung Pengusaha

JAKARTA – Para pengusaha merekrut kembali pekerja atau buruh dengan di-PHK dan dirumahkan akibat pandemi Covid-19. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi angka penggangguran di era new normal nantinya.

Selain itu merekrut kembali para pekerja yang di-PHK bisa memperluas kesempatan kerja baru. Itu yang menganggur juga bisa bernapas lega karena ada solusi masalah ekonominya.

Oleh pokok itu, Jakarta, Minggu (7/6/2020), tersebut fakta-fakta mengenai perusahaan diminta renggut kembali karyawan yang di-PHK:

  Baca serupa: Pilot Kontrak Kena PHK, Pemimpin Garuda: Gaji Tetap Dibayar

1. Permintaan Menaker

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para pengusaha merekrut kembali pekerja atau buruh yang di-PHK dan dirumahkan akibat pandemi Covid-19. Langkah ini diharapkan sanggup mengurangi angka penggangguran.

“Industri sangat terkait dengan hidup banyak orang, sehingga kudu dijalankan sesuai protokol kesehatan & diawasi dengan ketat, ” perkataan Ida.

2. Tarik Kembali Karyawan yang Di-PHK buat Perbaikan Ekonomi

Merekrut ulang para pekerja yang di-PHK bisa memperluas kesempatan kerja gres. Mereka yang menganggur juga bisa bernapas lega karena ada penyelesaian masalah ekonominya.

  Baca juga: Ini Bermacam-macam Upaya Kemenaker Guna Jaga Gaya Beli Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

“Kami harap penerapan new normal bisa menggerakkan roda perekonomian, sehingga para pekerja yang kena PHK & dirumahkan bisa diprioritaskan untuk balik bekerja. Tentunya dengan menerapkan aturan kesehatan di tempat kerja secara ketat, ” ujar Menaker Ida Fauziyah.

3. Rekrutmen Kembali Karyawan Di-PHK Dinilai Untungkan Perusahaan

Menurut Menaker Ida Fauziyah, merekrut ulang para pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan memiliki keuntungan tersendiri bagi pengusaha. Mereka telah memiliki keterampilan dengan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, memiliki pengalaman kerja, serta mengenal budaya kerja di perusahaan.

“Sehingga mereka dapat tepat bekerja sesuai keahliannya dan tidak perlu mengadakan pelatihan kerja (training) lagi. Ini tentu menguntungkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitasnya, ” jelasnya.

4. Pengusaha Janji Kembali Lakukan Rekrutmen Ulang Karyawan yang Di-PHK

Pengantara Komite Tetap Industri Hulu serta Petrokimia Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja mengatakan pengusaha akan tetap menyaring para karyawannya yang terkena PHK untuk kembali bekerja. Proses penyaringan itu untuk memastikan karyawan atau pekerja ini bebas dari covid-19.

Sudah pasti disaring, karena rapid test yang diberikan dan belum didapatkan, by perseroan itu dilakukan rapid test, semua orang akan direkrut ulang jika rapid test, ” ujarnya.

5. Pengusaha Harapkan Pemerintah Bisa Akomodir Rekrutmen Karyawan yang Di-PHK

Wakil Komisi Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja berharap pemerintah bisa mengakomodir hal ini. Sehingga, pelaku industri pun bisa pasti bisa beroperasi normal tanpa kacau menimbulkan penularan covid-19 di wadah kerja.

  Baca juga: 34. 179 Bahan Pekerja Migran Gagal Diberangkatkan karena Pandemi Covid-19

“Pemerintah menjamin rapid test, sehingga pemberlakuan karyawan yang persetujuan kerja itu akan kembali lagi kepada protokol kesehatan sih, ” jelasnya.

Sejak awal lanjut Achmad, para pengusaha sudah berkomitmen untuk tidak menyelenggarakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sekalipun kinerja industri terganggu akibat berhentinya operasional karena pandemi virus corona

“Jadi gini, kita para pengusaha avoid yang namanya PHK, kita berusaha agara tidak melakukan PHK, tapi dalam stimulus pemerintah harus betul suntuk seperti relaksasi perbankan, dan ketiga penerapan protokol kesehatan, ” jelasnya.

(rzy)

Loading…