News

Tanda-Tanda Resesi, Indonesia Termasuk?

Tanda-Tanda Resesi, Indonesia Termasuk?

JAKARTA – Indonesia bisa masuk jurang resesi bila ekonominya balik minus pada kuartal III-2020. Lantas apakah tanda-tanda resesi sudah terlihat?

Mengutip buku Mewaspadai Terulangnya Krisis Ekonomi 1998 & Upaya Pencegahannya karya Eri Hariyanto, tanda resesi terjadi pertama kemajuan ekonomi dalam skala global digunakan sebagai ukuran untuk menentukan molek buruknya kondisi ekonomi suatu negara. Jika pertumbuhan ekonomi mengalami kemajuan secara signifikan, artinya negara itu dalam kondisi ekonomi yang berpengaruh.

Presiden Jokowi Pimpin Ratas Laporan Komite Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19

Kemudian, inflasi di satu sisinya memang diperlukan untuk mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi. Namun, inflasi terlalu tinggi malah mempersulit kondisi ekonomi, karena nilai komoditas melonjak sehingga tak mampu dijangkau oleh semua kalangan asosiasi.

Tenaga kerja menjelma salah satu faktor produksi yang memiliki peranan pentinng dalam perekonomian. Jika suatu negara tidak mampu menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal, maka tingkat pengangguran di negara tersebut jelas mau tinggi. (fbn)

Baca Selengkapnya: Tingkat Deflasi hingga Pengangguran Luhur Jadi Petanda Negara Resesi

(rhs)